VAKSIN PCV UNTUK BALITA ANDA, CEGAH PNEUMONIA DAN PENYAKIT B

by Admin, Posted on: 03 Jul 2019, 12:30 - Comments. - 5679 Views.


Hallo Salam Sehat!

Apa Anda pernah mendengar vaksin PCV?? 

Vaksin PCV mencegah infeksi yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus, diantaranya meningitis dan pneumonia. Karenanya, untuk melindungi diri dan keluarga dari penyakit tersebut, pemberian vaksin PCV bisa dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan yang tepat.

Apa itu Pneumonia??

Pneumonia merupakan infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli) dan menimbulkan gejala seperti demam, batuk, dan kesulitan bernapas yang ditandai dengan nafas cepat. Ketika menderita Pneumonia, alveoli akan terisi lender, yang menyebabkan kesulitan penyerapan oksigen sehinga otot pernapasan tambahan turut berfungsi dan menyebabkan kesulitan bernafas. Penularannya melalui percikan (droplet/air liur) ketika batuk/bersin.

Faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena Pneumonia

  1. Usia (balita dan lansia) lebih rentan
  2. Tidak mendapatkan imunisasi lengkap
  3. Tidak mendapatkan ASI Eksklusif
  4. Gizi buruk
  5. Polusi udara dalam ruangan (missal: asap rokok)
  6. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
  7. Kepadatan penghuni rumah
  8. Rumah kurang ventilasi

Apa yang dimaksud dengan Imunisasi PCV?

Imunisasi PCV adalah imunisasi yang diberikan untuk mencegah penyakit Pneumonia. Selain itu, juga mencegah penyakit radang selaput otak (meningitis) dan radang telinga tengah (otitis media) yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus yang sama.

Siapa yang perlu mendapat imunisasi PCV?

  1. Seluruh bayi usia 2 bulan (dosis pertama) dan 3 bulan (dosis kedua) untuk pelaksanaan imunisasi dasar
  2. Seluruh anak usia 12 bulan (dosis ketiga) untuk pelaksanaan imunisasi lanjutan.

Apakah Imunisasi PCV Aman Digunakan Bersama Vaksin Lain?

Pemberian imunisasi PCV dengan vaksin lain pada saat yang bersamaan aman diberikan. Sekaligus lebih efisien dan meningkatkan cakupan imunisasi.

Bagaimana mendapatkan PCV untuk anak?

Rutinlah data ke Posyandu atau hubungi tenaga medis terdekat (Puskesmas atau Bidan desa) untuk dilakukan pengecekkan awal dan penjadwalan vaksinasi apabila memenuhi persyaratan.